May 23, 2008

Bersepeda 

Silakan saja kalau ada yang mengatakan latah bersepeda ke kantor, tapi karena saya memang gak punya motor atau mobil makanya bersepeda. Kecuali ada yang mau ngasih?! *Ngarep.com*

Genap 2 minggu ini, setiap berangkat dan pulang kerja mengandalkan sepeda dan KRL sebagai transportasi.

Seperti cerita pada postingan sebelumnya, jam 5:15 pagi hari, sudah keluar rumah dengan menggenjot sepeda ke Stasiun Cilebut Bogor. Kurang lebih jaraknya 5 kilometer. Rata-rata memakan waktu antara 15 sampai 20 menit.

Waktu tempuh saat berangkat kerja sedikit lebih lama dibandingkan saat pulang kerja, dari stasiun ke rumah. Soalnya ketika berangkat, jalan ke stasiun banyak menanjak, dan sebaliknya ketika pulang.

Ingat, ini Bogor Bung! Banyak tanjakan dan turunan! Bukan Jakarta yang jalannya cenderung flat. Makanya saat berangkat di pagi hari rasanya lebih ngos-ngosan. Kalau pulangnya sih sambil merem plus siyul-siyul ntar juga sampai dapur :P

Masalah menghadang ketika berangkat ke stasiun adalah pas jalan menanjak, ada polisi jongkok melintang di jalan! Kalau polisi tidur sih mending. Belum lagi sepeda motor pribadi atau tukang ojek yang jalannya pada kesetanan mengejar kereta.

Maklumlah orang pingggiran! Orang yang tinggalnya di pinggiran Jakarta. Jam-jam 5.00 sampai 5:30 orang-orang sudah pada berangkat kerja. Mendekati jam 5:30 semakin banyak pengendera motor yang kesetanan karena takut ketinggalan kereta. Kalau orang kota sih, jam segitu juga masih pada ngorok! :D

Sesampainya di tempat penitipan sepeda motor, badan rasanya lebih hangat dan sedikit berkeringat, biarpun masih pagi. Tarif menitipkan sepeda di Cilebut cuma seribu perak! Itu aja, kayaknya yang jaga juga gak tega mau nagih. :D

Kemudian numpang kereta ekonomi AC jurusan Kota yang berangkat 5:55 turun di Bojong Gede, satu stasiun setelah Cilebut dari arah Bogor. Lantas nyambung KRL Bojong Expres yang berangkat dari Bojong Gede sekitar 6:15. Biasanya jam 7 kurang juga sudah sampai di Gambir.

Bareng-bareng sama Geng Cilebut, dan juga sesama orang pinggiran lainnya, dari Gambir ke kantor dilaju dengan jalan kaki. Alasannya biar tambah sehat! Padahal biar hemat ongkos transport itu adalah! :P

Kurang lebih 15 menitan juga sampai kantor. Then, kipas-kipas!

Kalau dihitung-hitung, setiap harinya bersepeda 5 kilometer pulang pergi, jadinya 10 kilometer. Ditambah jalan kaki dari Gambir ke kantor. Lumayan sehat, lumayan berkeringat, tapi juga lumayan capek! Oh my kupret! :P

May 13, 2008

Brand New Day 

We're starting up a brand new day!

Yup, kami berdua, Siwoer dan Siwir, telah memulai hari yang baru. Sebuah babak baru dalam kehidupan kami.

Setelah berindehoi selama kurang lebih 2 tahunan, akhirnya pada tanggal 3 Mei 2008 yang lalu, kami memutuskan untuk menikah.

Boleh dibilang pernikahan kami sangat-sangat sederhana sekali. Sebelumnya, kami memang telah sepakat untuk menikah dengan paket hemat saja. Tidak lain dan tidak bukan karena alasan klasik. Adalah uang!

Kondisi keuangan kami berdua yang serba terbatas dan menurut hemat kami pada waktu itu, sebaiknya janganlah mengadakan acara pesta pernikahan dengan meminjam uang sana sini. Apalagi saya sudah terlilit utang KPR! :P

Kalau ada saudara yang membantu, ya diterima. Kalau tidak ada, ya cukup gigit jari saja! :P

Tidaklah baik menggantungkan bantuan dari sanak saudara hanya untuk mengadakan sebuah pesta, yang mungkin paling lama 2 jam-an.

Acaranya, cuma akad nikah di KUA Jatinegara, lantas selamatan di rumahnya Siwir. Itu saja! Itupun, sudah lebih dari cukup buat kami berdua. Alhamdulilah!

Setelah 5 hari tinggal di rumah mertua, tanggal 9 Mei 2008, saya berpamitan ke mertua buat memboyong Siwir ke Bogor. Sepertinya kurang bagus juga buat saya tinggal berlama-lama dengan mertua, meskipun sudah menjadi orang tua sendiri.

Sebaiknya kami hidup mandiri biarpun dalam taraf awal pasti masih banyak kekurangannya. Tetapi itu baik buat kami berdua. Setidaknya, hal itu akan mendidik kami untuk berpikir bagaimana caranya mengatasi setiap permasalahan dan keadaan bersama-sama.

Senin kemarin, hari pertama masuk kerja, setelah seminggu lama mengambil cuti. Honimun gitu loh critanya! :P

Hari kerja pertama dengan kebiasaan baru. Jam 4:15 in the morning yang masih buta harus sudah bangun, dan jam 5:15 kudu sudah keluar rumah. Karena saya kudu ngontel sepeda saya dulu ke stasiun Cilebut buat ngejar KRL yang jam 5:50. Kira-kira 15 menitan ngontel dari rumah ke stasiun. Maklum, belum punya motor atawa mobil.

Yup, sekarang saya bergabung dengan roker alias rombongan kereta dan saya juga bergabung dengan B2W, biarpun sepeda saya jenis jengki yang ada keranjangnya di depan. Kring...kring...tut...tuuut! Eh, KRL gak bisa tut tut deng! :P