September 26, 2008
Mudik?
Whatever they say, mudik itu sungguh menyenangkan. Capek dan letih karena perjuangan buat mudiknya tergantikan ketika tiba di rumah di kampung halaman.
Tahun ini saya memutuskan tidak mudik. Selain karena semakin mahalnya tiket, juga sulit sekali buat mendapatkan tiketnya. Apalagi sekarang tinggal di Bogor. Dulu ketika masih tinggal di Jakarta, biasa habis sahur langsung ke Gambir buat sekedar ngantri tiket. Enaknya lagi ada teman, jadi bisa gantian ngantri tiket. Sekarang berat sekali kalau harus bela-belain habis sahur ke Gambir. Naik apa sepagi itu buat ke Gambir?
Memang mudik itu menyenangkan sekali, tetapi kalau sudah sampai pada ambang batas 'memaksakan diri', saya pikir sudah tidak logis lagi.
Mohon maaf lahir dan batin. Selamat berlebaran semuanya, maaf belum bisa blogwalking. Buat yang mudik selamat mudik. Selamat sampai tujuan. Buat yang gak mudik, selamat gigit jari! :P
